Us Tasliem Kids | Tas Anak Muslim
Latest Post

Kaos Anak Muslim Murah Open Reseller









Diskon 25% bagi yang ingin menjadi Reseller.
Info Lebih lanjut Chat kami via WA dengan klik Tombol dibawah ini.

Promo Merdeka Tas Anak Muslim (Murah Meriah)

Promo Tas Anak Muslim
 PROMO PAKET MURAH MERIAH 1 Paket Harga 185rb. Dapet Tas ukurn TK dan Kaos bisa Ukuran (XS,S, &M) yang Mau Daftar Boleh ya...!!!




Promo dalam rangka menyambut hari kemerdekaan Indonesia yang ke 72. Tas Anak Muslim harga Merdeka. Beli Backpack dapat kaos. Berlaku mulai 15-30 Agustus 2017. 
Pesan silahkan klik tombol order. Komunikasi lebih lanjut klik tombol Chat Via WA. 

"Tas Anak Muslim Pilihan Terbaik Anak Tercinta Kita"
MENGAPA HARUS BERALIH & MEMILIH TAS ANAK MUSLIM??🤔👇
@ Menarik : Banyak varian warna 
@ Unik : Banyak varian model & karakter
@ Mendidik : Penuh dg nilai dakwah & edukasi
Info, Order: Klik WA Otomatis 
1. Klik-> http://bit.ly/Cs3_Tasliemkids (Maryani)
2. Klik-> http://bit.ly/CS2_Tasliemkids (Teni)
3. Klik-> http://bit.ly/wa_tasliemkids
Stock Produk:
Klik-> http://bit.ly/tasliemkids

Saling Menolong Dalam Kebaikan

Gambar terkait
Tasliem Kids | Pada suatu hari ada dua anak perempuan yang baik hati, sering sedekah dan mereka pintar-pintar. Aisyah dan Amira namanya. Pada suatu ketika mereka ingin pergi ke tempat fofo copy. Namun sebelum pergi, mereka tidak lupa meminta izin pada ayah dan ibunya.

“Ayah, ibu bolehkah aku pergi ke fofo copy untuk membeli lem, karena lem-ku sudah habis”.
“boleh sayang”, jawabnya.

Setelah itu mereka langsung berangkat ke tempat fofo copy. “Ayo Aisyah kita pergi, imbuh Amira pada Aisyah. Setelah sampai di fofo copy mereka langsung membeli lem. Habis itu mereka langsung pulang. Saat diperjalanan mereka melihat seorang pengemis yang sangat bajunya, dekil dan penuh tambalan. Ia meminta-minta sana-sini namun belum ada yang member.

“Sepertinya kakek itu belum makan” kata Aisyah ke Amira. “Kamu punya uang berapa?” Tanya Amira ke Aisyah. “Aku Cuma Rp. 2.000, sama kamu ada berepa Amira?” “Sama aku ada Rp.4.000, aku mau kasih ke kakek pengemis itu aja.” Kata Amira ke Aisyah. “Aku juga”, jawab aisyah. “Ya udah ayo”.

Mereka langsung menghampiri pengemis itu. “Kakek… Kakek… Apakah kakek butuh uang” Tanya Amira dan Aisyah. “iya” jawab kakek pengemis itu. “ya udah kakek ambil uang ini, kami ikhlash kok”. “Makasih ya nak, semoga kalian masuk surga”. “Aamiin... Assalamualaikum kek”. “Walaikum salam nak”

Akhirnya mereka pulang dengan hati yang senang.

 “Tolong menolanglah dalam segala kebaikan”. []

Karya: Fatimah
Siswa SD IT Menara Kuwait dimuat oleh Majalah Anak Sahabat edisi 47

Sepucuk Kebahagiaan

Tasliem Kids | Bel tanda masuk telah berbunyi. Murid-murid pun duduk ditempatnya masing-masing. Mereka duduk dengan tertib dan berdo'a dengan khusuk. Tak lama kemudian, Bu Azizah masuk ke dalam kelas dan memulai pelajaran. Beliau adalah guru mata pelajaran Agama Islam sekaligus guru Bimbingan Konseling (BK) yang sangat disegani oleh murid-murid di sekolah Adz-Dzikra. Alasannya, karena pada saat mengajar beliau sangat tegas tetapi bukan galak, sedangkan pada saat diluar jam pelajaran beliau sangat ramah dan lucu.

Setelah memberikan tugas, Bu Azizah menyadari Amima terlihat terus menundukan kepala selama pelajaran berlangsung. Beliau pun menghampiri Amima dan mengelus kepalanya. Ternyata beliau menyadari sesuatu.

"Setelah menyelesaikan tugas ini, datang ke ruangan Ibu, ya.." sahut Bu Azizah. Beliau pun duduk sambil menunggu jam pelajaran selesai. Setelah bel tanda pergantian jam berbunyi, Bu Azizah  meninggalkan ruangan kelas. Amima terlihat ragu dengan apa yang Bu Azizah minta. Namun, akhirnya Amima pergi meninggalkan kelas dan langsung menemui Bu Azizah di ruang guru.

Tok.. Tok.. Tok..
"Assalamualaikum... Ini saya bu, Amima" Ia mengetuk pintu disertai salam.
"Wa'alaikumussalam... Ya, silahkan masuk." Amima pun masuk masih dengan kepala yang menunduk.

"Silahkan duduk, jangan menunduk terus, nanti kamu nabrak lemari bisa benjol, lho!" Kata Bu Azizah.
Amima pun mulai berani sambil mengangkat kepalanya. Kemudian  Ia duduk di depan Bu Azizah.
"Ada apa, Amima? Hari ini Ibu lihat kamu sangat mendung? Ibu kira langit doang yang bisa mendung." Bu Azizah berusaha menghibur Amima. Tak disangka, Amima malah menundukan kepalanya dan menangis sesenggukan. Bu Azizah menghampiri Amima dan duduk disebelahnya.

"Ya sudah, tidak apa-apa kalau tidak mau cerita sekarang. Beliau berdiri dan mengambil sesuatu dari dalam laci mejanya. Kemuadian beliau meletakkan sebuah buku catatan dengan sampul bergambar bunga dan pulpen dengan penutup berbentuk lebah yang sangat lucu. Amima pun berhenti menangis. Ia menatap Bu Azizah dan Alat tulis dihadapannya itu.

"Ini buku dan pulpen untukmu. Boleh dibawa pulang. Gratis! Tapi dengan syarat;
"Pertama, jangan katakan kepada siapa pun kalau Ibu telah memberikan buku ini. Kedua, kamu harus menceritakan hal-hal yang membuatmu bahagia di dalam buku ini. Ketiga kamu harus menitipkan buku ini kepada Ibu pada tanggal 28 Februari nanti. Setujuuu?" tanya Bu Azizah.
"Se..setuju.." Jawab Amima sambil mengangguk.

"Lalu, Ibu akan mengembalikannya pada tanggal 15 Maret. Dan ingat, kamu hanya boleh mencatat hal-hal yang membuatmu bahagia. Paham?"
"Paham bu..." sahut Amima.
"Baiklah, sekarang silahkan kamu ke kamar mandi untuk cuci muka, kemudian kembali ke kelasmu." kata Bu Azizah.
"Baik, bu. Terima Kasih banyak Bu Azizah, Assalamualaikum..." kata Amima kemudian berjalan meninggalkan ruangan guru.

"Wa'alaikumussalam..." jawab Bu Azizah sambil tersenyum.
Amima merasa bingung. Sebenarnya apa yang direncanakan Bu Azizah dengan buku catatan ini, ya? Kenapa juga Amima harus mengembalikannya pada tanggal 28 Februari?

Amima duduk di depan meja belajarnya. Ia menatap buku yang diberikan bu Azizah dan ia masih bingung apa maksud Bu  Azizah memberikan buku itu padanya.
"Dari pada terus bingung begini, lebih baik aku langsung menulis” ucapnya dalam hati.
Waktu yang telah disepakati pun tiba, Amima menunggu Bu Azizah di depan kelas. Namun hingga jam istirahat, Bu Azizah belum  kelihatan juga. Akhirnya Amima pergi menuju ruang guru, namun ia tetap juga tidak melihatnya.
"Cari siapa, nak?" tanya Bu Dwi. "Maaf saya sedang mencari Bu Azizah", jawab Amima. "Ooh..Bu Azizah hari ini tidak masuk, beliau Sedang mengurusi kepindahannya." "Bu Azizah.. Pindah?" Amima tersentak.
"Iya, pekan ini Bu Azizah akan pindah keluar kota. Jadi, hari ini tidak masuk. Oh ya, ini ada titipan dari Bu Azizah untukmu." Sahut Bu Dwi.
Amima diam sejenak, setelah menerima surat dari Bu Dwi. Ia berjalan sangat lesu ketika meninggalkan ruang guru, seakan masih tidak percaya bahwa Bu Azizah telah pergi meninggalkannya. Sesampainya dirumah, Amima membuka surat dari Bu Azizah. Ia pun mulai membacanya.

Untuk Ananda Amima,

Assalamu’alaikum, Amima…
Apa kabarmu? Semoga sehat selalu. Aamiin.
Kamu pasti sudah mendengar kabar kepindahan ibu. Maaf ibu tidak memberitahumu, karena ibu sangat sibuk untuk mengurusi segalanya.

Ibu sudah dengar kabar tentangmu dari guru yang lain, bahwa kini kamu sudah terlihat bersemangat disetiap pelajaran dan mau bergabung dengan teman-teman yang lainnya. Ibu juga yakin, kamu adalah anak yang mandiri. Oh ya, buku yang ibu berikan kepadamu tolong disimpan dengan baik, dan jangan lupa untuk menulis setiap kebahagiaanmu agar kamu selalu riang dan selalu berfikir positif.
Wassalam,
                                                                                                                                    Bu Azizah J
------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Amima tersenyum. Kemudian ia membuka buku catatannya dan menuliskan sesuatu.

Aku sangat bahagia, memiliki teman-teman yang menyenangkan, guru yang baik hati dan kebahagiaan yang tidak pernah habis. Terima kasih Ya Allah, kebahagian ini milik-Mu. Aku akan mensyukuri segala nikmat-Mu. Karena bahagia itu sederhana, tersenyum dan bersyukurlah! maka kamu akan mendapatkannya.[]
DISTRIBUTOR TERPERCAYA SEJAK 2011 DISTRIBUTOR TERPERCAYA SEJAK 2011 DISTRIBUTOR TERPERCAYA SEJAK 2011

Spanduk Reseller

 
Tasliem Kids : Tas Anak Muslim | Produsen dan Distributor | Grosir dan Enceran
Copyright © 2017. Tasliem Kids - All Rights Reserved
Silakan lihat-lihat | jika berminat hubungi kami
Proudly powered by Blogger